Blog buat belajar

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Sistem Pencernaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Pencernaan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Mei 2015

9 Contoh Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan pada tubuh dapat mengalami gangguan.Terganggunya sistem pencernaan ini dapat diakibatkan oleh kelainan sistem pencernaan, masuknya bibit penyakit, dan juga makanan yang tidak baik. Berikut ini beberapa contoh gangguan pada sistem pencernaan, terutama yang terjadi pada organ pencernaan.
  • Diare. Hampir semua penduduk Indonesia pernah mengalami penyakit diare, diare memang merupakan penyakit yang umum, namun penyakit ini dapat membahayakan dan berdampak fatal apabila penderita penyakit mengalami dehidrasi (kondisi kekurangan cairan tubuh). Gejala diare dapat bermacam-macam mulai dari sakit perut, tinja yang encer dibandingkan saat kondisi tubuh normal, ada juga yang hingga mengalami kram perut dan tinja yang sangat encer. Penyebab penyakit diare juga bermacam-macam seperti;
    1. Infeksi oleh virus, parasit, dan juga bakteri
    2. Alergi terhadap makana
    3. Alergi terhadap obat
        4. Pemanis buatan
    Infeksi oleh mikroorganisme dapat mengganggu proses penyerapan makanan di usus halus. Hal ini menyebabkan makanan tidak dapat dicerna dan langsung masuk ke usus besar. Jika pada usus halus makanan tidak dapat dicerna dan diserap maka air pada dinding usus halus akan tertarik keluar, akibat dari banyaknya air yang tertarik keluar maka makanan tersebut akan menjadi lebih cepat masuk ke usus besar, di usus besar seharusnya terjadi penyerapan air yang sesuai porsi, namun akibat pada usus halus makanan mengandung banyak air maka meskipun usus besar menyerap air, air tersebut tentu masih sisa, dan air juga akan menyebabkan makanan akan cepat terdorong menuju anus sehingga penyerapan air oleh usus besar juga berjalan singkat, hal inilah yang menyebabkan tinja menjadi berair pada penderita diare. Sebenarnya usus besar tidak hanya menyerap air secara berlebihan tapi juga elektrolit. Kehilangan cairan dan elektrolit melalui diare ini kemudian dapat menimbulkan dehidrasi. Dehidrasi inilah yang mengancam jiwa penderita diare. Dehidrasi memiliki konsekuensi yang fatal dan berpotensi merenggut nyawa penderitanya terutama jika terjadi pada anak-anak. Hal ini karena ketahanan tubuh anak-anak terhadap dehidrasi jauh lebih kecil dibandingkan dengan pada orang dewasa. Maka dari itu orang tua disarankan untuk mewaspadai tanda-tanda dehidrasi pada anak dan penderita disarankan untuk meminum banyak cairan saat diare masih berlangsung.
    Mengobati penyakit diare dapat dengan oralit, Oralit bisa diminum untuk menghindari dehidrasi, tetapi konsultasikanlah pemakaiannya terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker, terutama jika Anda menderita penyakit tertentu, seperti penyakit jantung. Salah satu obat anti-diare yang efektif dan cepat dalam menghentikan diare adalah loperamide. Namun loperamide tidak boleh diberikan kepada anak-anak. Sebagian besar penderita diare sembuh setelah beberapa hari tanpa melakukan pengobatan. Pada orang-orang dewasa, diare biasanya sembuh setelah dua hingga empat hari, sedangkan pada anak-anak, diare biasanya berlangsung lebih lama, yakni antara lima hingga tujuh hari. Untuk menghindari diare, sebenarnya mudah, terapkanlah pola hidup sehat, rajinlah mencuci tangan sebelum atau sesudah makan agar mikroorganisme yang membahayakan tubuh menjadi terbunuh, makan makanan yang matang dan bersih, makanan yang matang akan meminimalisir adanya mikroorganisme pada makanan tersebut, makanan yang bersih juga lebih menjamin dibandingkan makanan yang dijual di pinggiran jalan, rajinlah membersihkan toilet, karena toilet merupakan sarang bakteri yang berasal dari tinja.
  • Maag. Penyakit ini juga tidak kalah populer di Indonesia, hampir kebanyakan orang pernah menderita penyakit ini. Penyebab penyakit maag bermacam-macam, seperti:
  • 1. Infeksi bakteri Helicobacter pylori, bakteri ini akan menyebabkan peradangan pada dinding lambung (peradangan ini disebut juga dengan gastritis). Seperti yang telah diketahui bahwa dinding lambung berperan dalam produksi lendir (mukus), lendir ini berfungsi untuk pelindung dinding lambung dari asam lambung, jika terjadi peradangan pada dinding lambung maka asam lambung akan merusak dinding lambung, akibatnya dinding lambung akan mengalami kerusakan dan menimbulkan rasa sakit.
    2. Pola makan tidak teratur, Bagaimana kaitan pola makan dengan penyakit maag?, normalnya asam lambung dibutuhkan oleh tubuh dalam kadar yang seimbang, produksi asam lambung akan meningkat pada saat tubuh memerlukan makanan (ditandai dengan rasa lapar), sebaliknya jika tubuh dalam kondisi bertenaga maka produksi asalm lambung akan menurun kembali menjadi keadaan seimbang, jika telat makan maka asam lambung akan meningkat, meningkatnya asam lambung yang seharusnya diimbangi dengan makanan yang dimakan akan membuat luka pada dinding lambung, hal ini dikarenakan lendir pada dinding lambung tidak mampu untuk melindungi dari kerusakan akibat asam lambung. Gejala penyakit ini umumnya terasa mual, dan perih di bagianlambung. Untuk menghindari penyakit maag akibat pola makan tidak teratur maka jalani pola makan yang teratur dan jangan lupa terapkan pola hidup sehat.
  • Muntaber. Muntaber disebabkan oleh kuman patogen, misalnya Vibrio cholerae. Kuman tersebut akan menyebabkan muntah disertai berak yang berlebih dan tidak teratur pada penderitanya, cara menginfeksinya juga mirip dengan diare, akibatnya feses juga menjadi lebih cair, dan dapat menyebabkan dehidrasi. 
  • Ulkus. Ulkus merupakan radang dinding lambung, gangguan yang terjadi pada lambung akibat tingginya asam lambung (HCL) dibandingkan dengan jumlah makanan yang masuk.
  • Apendisitis. Gangguan ini disebut juga radang usus buntu, gangguan ini terjadi pada umbai cacing yang mengalami peradangan akibat terinfeksi oleh bakteri.
  • Kolik Usus. Pada kondisi tertentu usus dapat mengalami kejang, akibatnya perut akan terasa mulas sekali dan mengalami kejang. Hal ini sering juga terjadi pada bayi, penyebabnya beragam, mulai dari menangis yang tiada henti, faktor keturunan, dan dapat juga akibat hawa dingin yang menyengat.
  • Konstipasi. Gangguan ini disebut juga dengan sembelit, yang menyebabkan susahnya buang air besar, dapat terjadi karena makanan yang dimakan kurang mengandung serat, akibatnya proses pencernaan menjadi kurang sempurna, Feses yang dikeluarkan menjadi kurang cairan, berlawanan dengan diare. Penyebab lainnya yaitu terjadinya penyerapan air di usus besar yang berlangsung secara berlebihan, untuk mencegahnya dianjurkan untuk buang air besar secara rutin dan eratur, serta konsumsi sayur dan buah-buahan yang memunyai banyak serat.
  • Parotitis. Penyakit gondong, penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang kelenjar air ldah di bagian bawah telinga, akibatnya kelenjar air ludah menjadi bengkak atau membesar.
  • Xerostomia. Istilah bagi penyakit pada rongga mulut yang ditandai dengan rendahnya produksi air ludah, kondisi mulut yang kering akan membuat makanan menjadi kurang tercerna dengan baik.
Demikian artikel mengenai gangguan-gangguan pada sistem pencernaan manusia, share jika bermanfaat. Baca juga artikel lainnya dengan mengunjungi sitemap pada blog ini.
Share:

Sistem Pencernaan Pada Manusia

Sistem Pencernaan Pada Manusia| Kita memerlukan energi untuk melakukan aktivitas. Energi tersebut berasal dari bahan makanan yang dicerna oleh tubuh. Bagian tubuh yang berfungsi mencerna makanan disebut dengan sistem pencernaan. Sistem pencernaan manusia terdiri dari saluran pencernaan (terdiri dari organ-organ yang berperan dalam pencernaan), dan kelenjar pencernaan. Saluran pencernaan adalah organ/alat yang akan dilalui oleh bahan makanan, kisah perjalanan makanan dari awal hingga akhir melewati saluran pencernaan, sedangkan kelenjar pencernaan adalah bagian yang mengeluarkan enzim untuk membantu mencerna makanan.

Secara umum proses pencernaan terdiri dari dua jenis, yaitu proses pencernaan secara mekanis maupun secara kimiawi.

      1. Proses Mekanis
  • Pencernaan secara mekanis dilakukan melalui gerakan-gerakan seperti mengunyah, menelan, memompa, menghancurkan, dan juga meremas makanan. Fungsi pencernaan mekanis yaitu mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil agar dapat lebih mudah untuk dicerna. Fungsi proses mekanis lainnya seperti mendorong dan memompa makanan adalah untuk memindahkan makanan dari saluran cerna yang satu ke saluran cerna berikutnya. Gerakan makanan pada organ pencernaan mulai dari kerongkongan, lambung, sampai usus adalah gerak Peristaltik. Gerak peristaltik  berupa gerak mengkerut untuk mendorong atau memompa makanan dan gerakan mengembang untuk menerima makanan dari posisi saluran sebelumnya.
      2. Proses Kimiawi
  • Makanan diproses secara kimiawi di dalam sistem pencernaan menggunakan bahan kimia yang dihasilkan oleh saluran cerna yang disebut enzim. Enzim adalah suatu protein yang memunyai kerja memmercepat terjadinya reaksi kimia. Dengan adanya enzim, bahan makanan dicerna menjadi bahan lain yang lebih mudah diserap oleh tubuh untuk selanjutnya menjadi sari makanan yang akan diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh.
Organ-organ yang berperan dalam proses pencernaan pada manusia yaitu mulut, kerongkongan (esofagus), lambung, usus halus, usus besar, dan juga anus. Kelenjar pencernaan antara lain terdapat di dinding lambung, dinding usus, pankreas, dan hati.
  • Rongga Mulut (Cavum Oris). Rongga mulut merupakan langkah awal proses pencernaan makanan adalah memasukkan makanan ke dalam rongga mulut. Saat makanan masuk ke dalam rongga mulut, makanan akan dikunyah oleh gigi, saat makanan dikunyah juga lidah akan memindah-mindahkan posisi makanan untuk diletakkan di antara gigi. Proses pengunyahan makanan adalah bagian dari pencernaan mekanik, seperti yang sudah dijelaskan di atas, pencernaan mekanik akan membuat makanan secara fisik menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Hasil proses mencerna secara mekanik kemudian akan dilanjutkan dengan pencernaan kimiawi dengan bantuan enzim. Di dalam mulut, pencernaan mekanik terjadi dengan bantuan gigi, sedangkan pencernaan secara kimiawi dibantu oleh air liur yang mengandung enzim. Zat makanan yang mengalami pencernaan kimiawi di mulut  adalah zat tepung (amilum), enzim yang bekerja memecah molekul zat tepung disebut dengan enzim amilase, enzim ini berfungsi intuk mengubah amilum menjadi zat gula yang disebut maltosa.
  • Faring, eofagus, dan Lambung. Setelah melalui rongga mulut, makanan akan masuk ke dalam tekak (faring). Faring adalah saluran yang memanjang dari bagian belakang rongga mulut sampai ke permukaan kerongkongan (esofagus). Setelah melalui faring, makanan menuju esofagus. Esofagus adalah suatu organ berbentuk tabung lurus, berotot dan berdinding tebal yang memanjang menuju lambung. Otot-otot polos dinding esofagus mendorong makanan dengan gerakan meremas dan mendorong yang disebut dengan gerak peristaltik. Antara laring dan esofagus terdapat daerah pertemuan antara saluran pernapasan dan saluran makanan, untuk mencegah supaya makanan tidak masuk ke saluran pernapasan, maka pada pangkal faring terdapat lapisan penutup yang disebut dengan epiglotis. Setelah melalui esofagus, makanan akan masuk ke dalam organ lambung. Lambung merupakan sebuah kantong besar, terletak di bagian atas rongga perut. Pada lambung terdapat enzim dan asam lambung (HCL). Enzim-enzim pada lambung antara lain pepsin dan rennin. Enzim pepsin berasal dari pepsinogen yang telah dirubah oleh asam lambung, fungsi pepsin adalah mengubah protein menjadi pepton (senyawa yang lebih sederhana dari protein). Rennin berfungsi menggumpalkan protein yang terdapat pada susu. Asam lambung berfungsi membunuh bibit penyakit yang masuk bersama dengan makanan. Pada dinding lambung terdapat lendir (mukus), fungsi lendir ini yaitu untuk melindungi dinding lambung dari asam lambung, asam lambung akan menghancurkan semua yang ada pada lambung, termasuk dapat melukai dinding lambung jika jumlah lendir terlalu sedikit, atau asam lambung terlalu banyak.
  • Usus Halus. Usus halus merupakan saluran pencernaan makanan yang paling panjang. Usus halus terdiri dari duodenum (usus dua belas jari), jejunum (usus kosong), ileum (usus penyerapan). Suatu lubang pada dinding duodenum berhubungan dengan dua kelenjar pencernaan yang besar, yaitu pankreas dan hati. Pankreas akan menghasilkan enzim tripsin, berfungsi merombak pepton menjadi asam amino. Selain tripsin, pankreas juga menghasilkan enzim amilase yang merubah amilum menjadi zat gula yang disebut dengan maltosa, kemudian enzim lipase yang merubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Di dalam usus dua belas jari makanan akan dicerna secara kimiawi lebih lanjut, pencernaan makanan tersebut dilanjutkan di usus kosong (jejenum) yang panjangnya sekitar 7 meter. Setelah melalui usus kosong, zat-zat makanan sudah dalam bentuk siap diserap. Penyerapan zat-zat makanan terjadi di usus penyerapan (ileum). Pada permukaan dalam usus halus terdapat banyak sekali jonjot usus (vilus, jamak = vili). Pada setiap jonjot usus terdapat tonjolan lagi yang lebih kecil, disebut mikrovilus. Adanya vilus dan mikrovilus menyebabkan usus menjadi sangat luas. Molekul-molekul kecil hasil pencernaan makanan akhirnya diserap oleh sistem peredaran darah untuk disebarkan ke seluruh tubuh.
  • Usus Besar. Bahan makanan yang sudah melalui usus halus akhirnya masuk ke dalam usus besar. Tepat pada bagian pertemuan antara usus halus dan usus besar terdapat bagian yang disebut usus buntu. Pada usus buntu melekat umbai cacing (apendiks). Bahan makanan yang sampai pada usus besar dapat dikatakan sebagai bahan sisa. Sisa tersebut terdiri dari sejumlah besar air dan bahan makanan yang tidak dapat tercerna, misalnya selulosa. Fungsi utama usus besar adalah mengatur penyerapan air. Sejumlah besar air telah dikeluarkan ke dalam lambung dan usus halus oleh berbagai kelenjar pencernaan. Supaya tidak kehilangan banyak air maka air harus diserap kembali ke dalam tubuh. Di dalam usus besar terdapat banyak sekali mikroorganisme yang membantu membusukkan sisa makanan tersebut, Sisa makanan yang tidak terpakai oleh tubuh beserta gas-gas yang berbau disebut tinja (feses) dikeluarkan melalui anus.
Secara ringkas perjalanan makanan dari rongga mulut hingga anus dapat dilihat pada gambar di bawah ini: 
Proses pencernaan makanan pada manusia
Demikian artikel mengenai Sistem Pencernaan Pada Manusia, semoga bermanfaat. Jangan lupa share jika bermanfaat, dan baca juga artikel lainnya, semoga bermanfaat.

Share:

Minggu, 17 Mei 2015

Latihan Soal SBMPTN 2015| Biologi| Sistem Pencernaan

Latihan Soal SBMPTN Biologi Bab Sistem Pencernaan


1. Timbulnya penyakit kuning dapat dijakdikan indikator adanya kelainan pada organ hati
                         SEBAB
    Empedu yang dihasilkan oleh hati disalurkan ke usus melalui saluran empedu

2. Proses pencernaan secara kimiawi yang melibatkan enzim karbohidrase pada manusia terjadi 
    di dalam
    1) mulut
    2) lambung
    3) duodenum
    4) kolon

3. Glukosa yang diterima oleh hati melalui darah yang berasal dari lambung merupakan hasil 
    pencernaan karbohidrat
                        SEBAB
    Glukosa darah yang diterima oleh hati akan diubah ke dalam bentuk glikogen

4. Kekurangan protein pada makanan menyebabkan busung lapar karena protein selain merupakan 
    penyusun enzim juga berfungsi dalam
    a. menyusun penimbunan lemak
    b. merusak zat yang bersifat racun
    c. memelihara kesetimbangan tekanan osmotis darah
    d. menjaga kesetimbangan energi
    e. memelihara ketegaran suatu sel

5. Energi yang dihasilkan dari makanan dapat disimpan dalam waktu yang lama di dalam tubuh 
    dalam bentuk
    a. lemak yang tersimpan di bawah kulit
    b. ATP yang tersimpan dalam sel
    c. panas yang dilepaskan tubuh
    d. karbohidrat yang terserap sel
    e. protein yang terserap sel

6. Pemenuhan gizi balita perlu mendapat perhatian orang tua karena pada periode ini terdapat organ 
    yang berkembang pesat yaitu:
    a. kerangka
    b. otak
    c. ginjal
    d. jantung
    e. hati

7. Bila kelenjar ludah tidak berfungsi maka pencernaan tepung di dalam sistem pencernaan tidak terjadi
                           SEBAB
    Tepung merupakan polimer yang dalam pencernaannya memerlukan enzim ptialin

8. Jika kita merasa lapar maka itu berarti bahwa
    a. kadar gula darah menurun
    b. produk asam lambung meningkat 
    c. kontraksi usus meningkat
    d. protein dalam darah menurun
    e. lumen usus dalam keadaan kosong

9. Uji Biuret pada produk makanan menunjukkan hasil negatif (tidak timbul warna merah atau ungu). 
    Bila produk makanan tersebut dijadikan sumber makanan satu-satunya maka akan menimbulkan
    a. penyakit kwashiorkor
    b. gangguan penyerapan kalsium
    c. gangguang transportasi vitamin A, D, E, dan K
    d. rasa cepat lapar
    e. pH darah tidak stabil

10. Proses pencernaan makanan dimulai ketika makanan berada di dalam esofagus
                         SEBAB
      Otot dinding esofagus melakukan gerak peristaltik untuk mensekresi enzim pencernaan

11. Jonjot usus halus bertugas untuk memperluas bidang penyerapan sari makanan yang diserap 
      oleh jonjot usus halus, antara lain....
      1) protein
      2) glukosa
      3) zat pati
      4) asam amino

12. Beri-beri merupakan gejala penyakit yang disebabkan oleh kekurangan
      a. thiamin
      b. riboflavin
      c. asam panthotenat 
      d. piridoksin
      e. sianokobalamin

13. Peristiwa berikut ini yang termasuk mekanisme pencernaan makanan yang terjadi dalam lambung 
      manusia adalah
      1) penghancuran
      2) sekresi enzim
      3) pengasaman
      4) absorpsi

14. Defisisensi iodium menyebabkan penyakit gondok
                SEBAB
      Iodium memengaruhi pembentukan hormon tiroksin

15. Gerak peristaltik pada usus disebabkan karena kontraksi di luar kehendak kita
                SEBAB
      Otot polos yang membangun dinding usus dapat berkontraksi di luar kehendak kita

16. Asam amino esensial sangat diperlukan di dalam diri manusia sehari-hari
                SEBAB
     Sel-sel manusia tidak bisa mensintesis metionin

17. Lambung dapat berfungsi sebagai kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin
               SEBAB
      Lambung dapat menghasilkan getah lambung yang mengandung enzim pepsinogen dan HCL

18. Perolehan energi pada hewan berasal dari proses pemecahan zat makanan yang terjadi di dalam 
     saluran pencernaan makanan
              SEBAB
     Di dalam pencernaan makanan terjadi proses pemecahan karbohidrat, lemak, dan protein dengan 
     bantuan enzim

19. Enzim yang berperan dalam pencernaan makanan di dalam lambung adalah
     1) pepsin
     2) renin
     3) lipase
     4) maltase

20. Rasa lapar pada saat berpuasa terjadi karena penurunan kadar glukosa di dalam darah
              SEBAB
      Penurunan kadar glukosa darah akan merangsang pusat rasa lapar di hipotalamus

21. Pencernaan protein secara kimiawi terjadi di dalam
     1) mulut
     2) usus halus
     3) usus besar
     4) lambung

22. Seseorang yang sudah diangkat kantong empedunya dapat mengalami gangguan dalam 
      pencernaan lemak
              SEBAB
      Di dalam air empedu, terdapat enzim yang berfungsi untuk mencerna lemak

23. Vitamin A penting untuk
      1) pertumbuhan sel epitel
      2) proses oksidasi dalam tubuh
      3) regenerasi rodopsin dalam retina
      4) memperlancar pembekuan darah

24. Warna kuning coklat pada feses manusia disebabkan adanya
      a. bilirubin
      b. urobilin
      c. hemin
      d. hemoglobin
      e. biliverdin

25. Mukosa usus halus dihasilkan oleh sel-sel penyusun jaringan
     a. otot
     b. saraf
     c. epitelium
     d. ikat
     e. darah

26. Pernyataan megenai pencernaan lemak berikut ini benar, kecuali
     a. emulsi lemak oleh garam empedu tidak tergolong pencernaan kimia
     b. absorpsi lemak terjadi dalam keadaan teremulsi
     c. sel epitel pada usus halus menyerap lemak dalam bentuk asam lemak
     d. keberadaan lemak dalam lambung merangsang sekresi garam empedu
     e. penyumbatan aliran garam empedu menghambat absorbsi lemak

27. Kehadiran lemak di dalam usus halus akan merangsang sekresi
     1) empedu
     2) lipase
     3) kolesistokinin
     4) sekretin

Untuk kunci dan pembahasan materi ini tunggu postingan artikel selanjutnya, jangan lupa share untuk membantu rekan kalian yang lain, sukses SBMPTN 2015. Jika kalian mempunyai soal biologi yang sedikit sulit silahkan posting di komentar, mudah-mudahan kami dapat membantu.

Untuk melihat soal-soal SBMPTN lainnya pilih melalui menu label SOAL

Share:

Definition List

Unordered List

Support