Blog buat belajar

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Pembahasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembahasan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Mei 2015

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Struktur dan Fungsi Tubuh Kormofita Part 2

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Struktur dan Fungsi Tubuh Kormofita Part 2

Silahkan lihat soal untuk jawaban-jawaban berikut ini


16. Jawaban C
      Pembahasan: Jaringan sklerenkim adalah jaringan penguat yang terdiri dari sel-sel
      yang sudah kehilangan protoplasma nya (sel mati). Jika pada batang tumbuhan
      terdapat jaringan sklerenkim maka batang tersebut akan lebih kokoh, jaringan ini
      mengandung lignin, lignin akan membuat batang enjadi berkayu.

17. Jawaban C
      Pembahasan: Pertumbuhan sekunder terjadi setelah pertumbuhan primer, pertumbuhan
      sekunder akan menyebabkan bertambahnya diameter batang, pertumbuhan ini terjadi
      pada tumbuhan yang memunyai kambium, seperti tumbuhan berbiji terbuka
      (Gymnospermae) dan tumbuhan dikotil. Endodermis dimiliki oleh tumbuhan dikotil
      namun tidak untuk tumbuhan berbiji terbuka.

18. Jawaban C
      Pembahasan: Jaringan kambium merupangan jarigan meristematik yang sel-selnya aktif
      membelah.

19. Jawaban A
      Pembahasan: Lihat gambar
 

20. Jawaban D
      Pembahasan: Salah satu fungsi hormon giberelin adalah untuk meningkatkan pemanjangan
      batang tumbuhan.

21. Jawaban A
      Pembahasan: Lihat soal

22. Jawaban B
      Pembahasan: Pertambahan panjang akar tumbuhan disebabkan oleh poliferasi meristem 
      apikal dan pertambahan volume sel.

23. Jawaban A
      Pembahasan: jawaban 1,2, dan 3 merupakan derivat dari jaringan epidermis pada daun,
      nomor 4 merupakan derivat dari jaringan epidermis pada batang.

24. Jawaban B
      Pembahasan: Jaringan yang menghasilkan lateks pada tumbuhan berasal dari jaringan
      parenkim

25. Jawaban B
      Pembahasan: Jaringan palisade dan bunga karang dapat disebut juga jaringan klorenkim.
      Jaringan klorenkim (parenkim asimilasi) merupakan jaringan yang dapat melakukan
      fotosintesis karena mengandung organel kloroplas.

26. Jawaban D
      Pembahasan: perkecambahan hipogeal adalah  Perkecambahan yang ditandai dengan
      epikotil tumbuh memanjang kemudian plumula tumbuh ke permukaan tanah menembus
      kulit biji. Kotiledon tetap berada di dalam tanah.

27. Jawaban B
      Pembahasan: Gerak Tigmotropisme adalah  gerak dari bagian tumbuhan akibat
      persinggungan.

28. Jawaban E
      Pembahasan: Imbibisi adalah peristiwa penyerapan air oleh permukaan zat-zat yang
      yang menyebabkan zat tersebut dapat mengembang setelah menyerap air. Imbibisi
      terjadi pada biji untuk keperluan biji melakukan germinasi atau perkecambahan.

29. Jawaban E
      Pembahasan: Menurut percobaan ursprung, nilai osmosis pada kacang babi akan semakin
      meningkat berturut-turut pada jaringan epidermis, perikambium, dan endodermis.

30. Jawaban C
      Pembahasan: Endodermis pada penampang akar pohon mangga  terletak di antara 
      korteks (kulit kayu) dan silinder pusat (bagian kayu),  endodermis disebut juga
      jaringan pembatas.

31. Jawaban E
      Pembahasan: akar yang muncul pada stek berasal dari perkembangan perisikel atau
      perikambium yg bersifat meristematis. Keadaan ini juga terjadi pada proses
      pencangkokan tanaman seperti mangga dan jeruk.

32. Jawaban E
      Pembahasan: Parenkim penimbun adalah jenis jaringan parenkim yang dapat
      menyimpan cadangan makanan berbeda sebagai larutan di dalam vakuola, bentuk
      partikel padat, atau cairan di dalam sitoplasma.Biasanya terletak di bagian dalam
      tubuh, misalnya: pada empulur batang, umbi akar, umbi lapis, akar rimpang (rizoma),
      atau biji. Di dalam sel-selnya terdapat cadangan makanan yang berupa gula, tepung,
      lemak atau protein. Parenkim penimbun berfungsi dalam menyimpan cadangan makanan
      bagi tumbuhan berupa hasil fotosintesa, seperti protein, amilum, gula tepung, atau lemak.

33. Jawaban A
      Pembahasan: Jaringan Xilem adalah jaringan pengangkut air dan mineral pada tumbuhan
      berpembuluh.

34. Jawaban E
      Pembahasan: Ujung akar yang tumbuh dengan mengikuti gaya gravitasi bumi disebut
      gerak geotropisme positif, dan gerak ujung akar yang menuju ke dalam tanah menunjukkan
      ujung akar melakukan gerak fototropisme negatif (negatif karena arah tumbuhnya melawan
      rangsangan dari arah datang cahaya).

35. Jawaban D
      Pembahasan: Ovarium adalah kelenjar kelamin yang dibawa oleh hewan betina.

Untuk melihat soal dan kunci serta pembahasan latihan SBMPTN Biologi 2015 yang lainnya. 

Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal-soal biologi di sekolah, soal persiapan ujian nasional atau SBMPTN, silahkan share pada kolom komentar, mudah-mudahan kami dapat membantu.
Share:

Sabtu, 23 Mei 2015

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Struktur dan Fungsi Tubuh Kormofita Part 1

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Struktur dan Fungsi Tubuh Kormofita Part 1

1. Jawaban E
    Pembahasan: Pteridophyta lebih maju daripada Bryophyta sebab sudah ada sistem pembuluh,
    sporofitnya hidup bebas dan berumur panjang, sudah ada akar sejati, dan sebagian sudah
    merupakan tumbuhan heterospor.

2. Jawaban E
    Pembahasan: Di bagian bawah sporofil terdapat banyak bulatan kecil berwarna kecokelatan.
    Bulatan tersebut berkumpul membentuk struktur yang disebut sorus (jamak: sori). Setiap sorus           terdiri atas banyak kotak spora yang disebut sporangium. Selain terdapat pada sorus, sporangium
    juga terkumpul pada strobilus dan sporokarpium. Strobilus ini merupakan sporangium yang
    membentuk struktur seperti kerucut. Sorus yang masih muda akan terlindungi oleh indusium

3. Jawaban C
    Pembahasan: Daun Sporofil adalah daun yang menghasilkan spora sebagai organ
    perkembangbiakan (reproduksi). Daun ini disebut juga daun fertil (subur).

4. Jawaban C
    Pembahasan: Tumbuhan lumut mengalami metagenesis, jika daun lumut dapat ditumbuhkan
    menjadi tumbuhan baru maka tumbuhan tersebut sedang berada pada fase gametofit dan
    sifatnya akan menjadi sama dengan induknya.

Metagenesis pada tumbuhan lumut, fase sporofit dan gametofit
Pergiliran keturunan (metagenesis) pada tumbuhan lumut
5. Jawaban B
    Pembahasan: Ciri tumbuhan lumut yaitu batangnya tidak memunyai jaringan pembuluh,
    dan akar masih berupa rhizoid.

6. Jawaban B
    Pembahasan: Tumbuhan paku dan lumut keduanya memunyai spermatozoid yang dapat
    bergerak agar dapat melakukan pembuahan, tumbuhan paku dan lumut keduanya
    mengalami pergiliran keturunan dari fase gametofit ke fase sporofit (metagenesis).

7. Jawaban B
    Pembahasan: paku memiliki batang yang memanjang secara horizontal didalam tanah
    yang disebut rimpang/rizoma dan dari rimpang tersebut keluar akar serabutnya.

8 Jawaban A
   Pembahasan: Jawaban dan alasan benar dan saling berhubungan.

9. Jawaban C
    Pembahasan: Daun tropofil merupakan daun yang berfungsi untuk melakukan fotosintesis
    pada tumbuhan paku.

10. Jawaban C
      Pembahasan: lihat jawaban pada soal

11. Jawaban E
      Pembahasan: Sorus paku dilindungi oleh jaringan steril yang disebut indusium agar tidak
      kekeringan. Kaliptra merupakan pelindung pada sporangium tumbuhan lumut saat masih
      muda. Sporangium yang berkumpul membentuk sorus dohasilkan oleh generasi sporofit
      tumbuhan paku.

12. Jawaban A
      Pembahasan: Perisikel adalah jaringan yang terletak paling luar dari stele (silinder pusat)
      Empulur merupakan bagian inti pada batang, dan batang tumbuhan dikotil memiliki
      perisikel dan empulur yang jelas.

13. Jawaban B
      Pembahasan: Jaringan aerenkim adalah salah satu bentuk jaringan parenkim. Jaringan ini \
      banyak terdapat pada korteks.

14. Jawaban D
     Pembahasan: Lapisan sel mati dibagian dalam jaringan epidermis pada akar gantung
     tumbuhan anggrek. Velamen + epidermis disebut epidermis ganda. Velamen berfungsi
     sebagai alat penyimpanan air.

15. Jawaban E
      Pembahasan: Endodermis tidak termasuk ke dalam silinder akar tumbuhan dikotil

Untuk melihat soal dan kunci serta pembahasan latihan SBMPTN Biologi 2015 yang lain, klik di SINI 

Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal-soal biologi di sekolah, soal persiapan ujian nasional atau SBMPTN, silahkan share pada kolom komentar, mudah-mudahan kami dapat membantu.
Share:

Senin, 18 Mei 2015

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Sistem Respirasi

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Sistem Respirasi
Bagi Anda yang belum melihat soal, silahkan lihat SOAL

1. Jawaban B
    Pembahasan: Anoksia adalah kondisi kekurangan oksigen pada jaringan tubuh
    yang terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian, hal ini dapat terjadi karena
    kadar Hemoglobin yang tak seimbang dalam darah, semakin tinggi suatu tempat
    maka tekanan udara juga semakin tinggi, untuk mengikat oksigen dalam darah
    juga lebih membutuhkan kadar hemoglobin yang lebih tinggi.

2. Jawaban C
    Pembahasan: Pada saat pengambilan nafas = inspirasi, yang terjadi adalah
    1. kontraksi otot antar rusuk dan diafragma
    2. diafragma berkontraksi menjadi posisi lurus
    3. tulang rusuk bergerak ke atas
    4. rongga dada menggembung

3. Jawaban A
    Pembahasan: Asfiksi adalah gangguan pada pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh,
    hal ini disebabkan oleh terganggunya fungsi paru-paru, pembuluh darah, atau jaringan
    tubuh

4. Jawaban C
    Pembahasan: Pneumonia merupakan peradangan pada paru-paru, pada penyakit tersebut
    terdapat gejala yang disebut asidosis respiratorik, asidosis respiratorik adalah kondisi
    yang terjadi ketika paru-paru tidak dapat membuang semua karbon dioksida yang
    diproduksi tubuh sehingga cairan tubuh seperti darah menjadi terlalu asam.

5. Jawaban E
    Pembahasan: Oksigen memasuki peredaran darah melalui sistem pernapasan, yaitu
    di awali dari hidung, menuju faring, trakea, laring, bronkus, paru-paru (bronkiolus
    dan alveolus), alveolus merupakan cabang terkecil dari bronkus maupun bronkiolus
    yang berada dalam paru-paru, berbentuk gelembung yang memunyai dinding tipis
    dan juga lembab, alveolus berbatasan langsung dengan kapiler darah (ujung
    arteriola dan venula)

Paru paru, bronkus, bronkiolus, alveolus, alveoli, kapiler darah, sistem respirasi, pernafasan dada, pernafasan perut, inspirasi, ekspirasi

6. Jawaban C
    Pembahasan: Rinitis adalah radang pada rongga hidung akibat virus/cuaca
    sinusitis adalah radang pada sinus (daerah sekitar rongga hidung) yang mengakibatkan
    terkumpulnya nanah

7. Jawaban A
    Pembahasan: Pernyataan benar, alasan benar, keduanya menunjukkan suatu hubungan

8. Jawaban: B
    Pembahasan: Pernyataan benar, alasan benar, namun keduanya tidak menunjukkan
    adanya hubungan

9. Jawaban B
    Pembahasan: Peningkatan laju pernapasan berkaitan dengan:
    1. peningkatan HCO3 dalam darah
    2. peningkatan karbondioksida dalam darah
    3. peningkatan kadar glukosa dalam darah
    4. peningkatan aktivitas otot

Untuk melihat soal dan kunci serta pembahasan latihan SBMPTN Biologi 2015 yang lain, klik di SINI 

Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal-soal biologi di sekolah, soal persiapan ujian nasional atau SBMPTN, silahkan share pada kolom komentar, mudah-mudahan kami dapat membantu.
Share:

Jumat, 15 Mei 2015

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Pisces

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Pisces

Untuk pengunjung yang belum melihat soal, klik di SINI

1. Jawaban B
    Pembahasan: Ikan hanya memiliki sistem peredaran darah tunggal (darah hanya satu kali melewati
    jantung). Jantug ikan hanya terdiri dari satu atrium dan satu ventrikel.

            

2. Jawaban A
    Pembahasan: Ikan salmon dikelompokkan dalam spesies diadromous yang bersifat anadromous,
    yaitu bermigrasi dari habitat air laut ke air tawar. Ikan salmon dewasa hidup di laut dengan kadar
    salinitas yang tinggi, di mana ikan salmon akan meminum banyak air laut untuk mengatur kadar
    garam tubuh dan mengeksresikan kelebihan garam dari insang. Ketika bermigrasi ke air tawar
    untuk memijah, ikan salmon akan memperbanyak air tawar masuk melalui insang, menyerap
    garam-garam melalui insang, dan akan banyak mengeluarkan urin. Semua ini dilakukan agar
    osmoregulasi pada ikan salmon berjalan seimbang.

3. Jawaban D
    Pembahasan: Pernyataan salah Rangka tubuh hiu yang muda banyak mengandung kondroblas
    bukan osteoblas, karena rangka ikan hiu tersusun dari banyak tulang rawan bukan tulang sejati.
    Alasan benar bahwa osteoblas memang berperan dalam pembentukan tulang sejati.

4. Jawaban B
    Pembahasan: Pada bangsa ikan terdapat selaput pendengar dan alat keseimbangan di bagian
    kepala yang tidak terlihat dari luar. Pada bagian kepala juga terdapat organ cekung hidung yang
    berperan terhadap rangsang bau yang disebut nostril.

5. Jawaban A
    Pmbahasan: Pernyataan dan Alasan benar dan keduanya mempunyai hubungan. Kebanyakan ikan
    senang bergerak melawan arah arus air agar lebih mudah menyerap oksigen terlarut dalam air.

6. Jawaban E
    Pembahasan: Semua jawaban benar, kelenjar hipofisa menghasilkan hormone gonadotropin,
    ACTH, TSH, FSH, LH, STH, MSH, Prolaktin,Vasopresin, dan Oksitosin yang berfungsi untuk
    mengatur pertumbuhan, perkembangan,metabolisme, reproduksi. Pemberian ekstrak hipofisa akan
    bereaksi bergantung dari jenis hormon yang dihasilkan.

7. Jawaban E
    Pembahasan: Kuda laut melakukan fertilisasi secara eksternal, karena ovum betina dikeluarkan
    dari luar tubuhnya ke dalam kantung telur pada kuda laut jantan, pada kantung tersebut kuda laut
    jantan akan mengerami telur yang sudah dibuahi oleh sperma dan akan menetas menjadi bayi kuda
    laut kemudian akan dikeluarkan dari kantung tersebut oleh kuda laut jantan.

Untuk melihat soal dan kunci serta pembahasan latihan SBMPTN Biologi 2015 yang lain, klik di SINI

Jika Anda mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal-soal biologi di sekolah, soal persiapan ujian nasional atau SBMPTN, silahkan share pada kolom komentar, mudah-mudahan kami dapat membantu.
Share:

Kamis, 07 Mei 2015

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Protista

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Protista

Sebelum melihat kunci dan pembahasan pada artikel ini, silahkan baca terlebih dahulu soalnya, dengan cara klik di SINI

1. Jawaban: D
    Pembahasan: Untuk melakukan KLASIFIKASI PADA HEWAN INVERTEBRATA perlu
    diperhatikan hal-hal berikut ini: Jumlah sel, Rongga tubuh, Segmentasi tubuh, Rangka tubuh,
    Simetri tubuh, Ruas tubuh, Sistem pencernaan, Tentakel dan antena.

2. Jawaban: C
    Pembahasan: Vakuola kontraktil adalah organel yang berfungsi untuk osmoregulasi protozoa air
    tawar.

3. Jawaban: E
    Pembahasan: Pada tubuh nyamuk, spora berubah menjadi makrogamet dan mikrogamet, kemudian
    bersatu dan membentuk zigot yang menembus dinding usus nyamuk. Di dalam dinding usus
    tersebut zigot akan berubah menjadi ookinet ookista sporozoit, kemudian bergerak menuju
    kelenjar liur nyamuk. Sporozoit ini akan menghasilkan spora seksual yang akan masuk dalam
    tubuh manusia melalui gigitan nyamuk.

4. Jawaban: E
    Pembahasan: Pada tubuh nyamuk, spora berubah menjadi makrogamet dan mikrogamet, kemudian
    bersatu dan membentuk zigot yang menembus dinding usus nyamuk.

5. Jawaban: C
    Pembahasan: Tripanosoma merupakan hewan bersel satu yang digolongkan ke dalam satu kelas 
   dengan euglena dan leishmania. 

6. Jawaban: B
    Pembahasan: Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh 
    nyamuk Anopheles. Nyamuk tersebut membawa parasit plasmodium, seseorang yang digigit oleh 
    nyamuk ini akan segera menyebar melalui peredaran darah. Sehingga jika tidak segera mendapat 
    perawatan dapat menyebabkan kematian. Penyebaran penyakit malaria pada manusia dilakukan 
   oleh nyamuk Anopheles betina yang sudah terinfeksi parasit Plasmodium. Nyamuk akan terinfeksi 
   jika menggigit penderita malaria. Nyamuk ini kemudian akan menyebarkan parasit pada orang lain 
   melalui gigitan. Plasmodium hanya akan hidup pada nyamuk betina karena hanya nyamuk betina 
   yang menghisap darah, jika darah yang dihisap merupakan penderita malaria maka nyamuk ini 
   menjadi terinfeksi, nyamuk betina menghisap darah untuk dapat menghasilkan telur.

7. Jawaban:  C
    Pembahasan: proses sporulasi pada penyakit malaria adalah tahap merozoit yang ada di eritrosit 
    manusia yang menyebabkan banyaknya eritrosit yang lisis (pecah) yang mengakbatkan suhu tubuh 
    meningkat. Proses sporulasi tidak menghasillkan zigot, karena proses sporulasi adalah bagian 
    dari tahap siklus aseksual, sedangkan zigot merupakan hasil fertilisisasi (siklus seksual), siklus 
    seksual terjadi di dalam nyamuk, bukan di dalam manusia. 

8. Jawaban: A 
    Pembahasan:  Anggota kelas Mastigophora seperti Euglena sp. dan Volvox sp. dapat menambah 
    oksigen terlarut di dalam habitatnya secara teoritis melalui fotosintesis.

9. Jawaban: E
    Pembahasan: Salah satu spesies dari filum Flagellata adalah Trypanosoma gambiense. 
    Trypanosoma gambiense penyebab penyakit tidur. Penyakit ini pernah menyerang orang Afrika 
    bagian barat dengan gejala awal si penderita suka tidur dan dikenal dengan penyakit tidur. 
    Trypanosoma gambiense hidup di dalam kelenjar ludah lalat Tsetse (Glossina palpalis).

10. Jawaban: C
      Pembahasan: Sebagai hewan bersel satu (uniseluler) protozoa tidak memiliki sistem yang 
      kompleks seperti sistem hormonal, dan tidak mempunyai sistem rangka, namun protozoa 
      memiliki sistem pencernaan dan reproduksi.

11. Jawaban: B
      Pembahasan: Paramecium bereproduksi secara aseksual (membelah diri dengan cara transversal), 
      dan seksual (dengan konjugasi).

12. Jawaban: D
      Pembahasan: Euglena viridis dapat langsung memanfaatkan energi dari matahari dengan cara 
      fotosintesis.

13. Jawaban: C
      Pembahasan: alginat dihasilkan oleh alga cokelat bukan merah, sel alga benar memiliki lapisan
      pektin pada dinding sel, diatom tidak menyebabkan pasang merah, pasang merah disebabkan oleh
      organisme alga merah. Sel alga mengandung klorofil. 

Untuk latihan mengerjakan soal, kunci beserta SBMPTN Biologi lainnya klik di SINI
Jika ada kesalahan dalam menjawab dan membahas soal latihan, silahkan diskusikan kepada kami melalui kolom komentar yang sudah disediakan. Semoga bermanfaat dan sukses SBMPTN 2015!  
Share:

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Fungi

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Fungi
 
Sebelum melihat kunci dan pembahasan pada artikel ini, silahkan baca terlebih dahulu soalnya, dengan cara klik di SINI

1. Jawaban: B
    Pembahasan: Volvariella volvacea atau jamur merang termasuk ke dalam kelas Basidiomycetes,
    jamur dalam kelas tersebut berkembang biak dengan basidiospora yang terdapat di dalam
    basidium pada jamur merang basidium terletak pada bilah bawah tudung jamur.


2. Jawaban: B
    Pembahasan: Perhatikan gambar nomor 3, basidiokarp adalah tubuh buah pada jamur kelas
    Basidiomycetes.

3. Jawaban: B
    Pembahasan: Jamur yang terkenal dari golongan Basidiomycetes yaitu jamur kuping dan merang.

4. Jawaban: D
    Pembahasan: miselium yang kita makan pada jamur merang adalah miselium yang sudah
    berkumpul membentuk basidiokarp yang bersifat dikariotik.

5. Jawaban: B
    Pembahasan: kapang holomorfis diketahui memiliki spora seksual dan spora aseksual yang berarti
    akan memerlihatkan bentuk sel generatif dan sel vegetatif.

6. Jawaban: B
    Pembahasan: Lichenes (lumut kerak) berkembang biak secara aseksual dengan menggunakan
    soredium dan spora. Soredia merupakan kelompok sel-sel ganggang yang sedang membelah
    diselubungi oleh hifa-hifa fungi. Soredia ini sering terbentuk dalam bagian khusus dari talus yang
    mempunyai batas-batas yang jelas yaitu sorala.Perkembangbiakan dengan spora fungi yang hanya
    menghasilkan Lichenes baru jika fungi tersebut dapat menemukan partner alga yang cocok.

7. Jawaban: E
    Pembahasan: semua pernyataan benar

8. Jawaban: A
    Pembahasan: Konjugasi adalah proses saling berlekatannya dua individu yang berbeda jenis,
    diikuti dengan terjadinya plasmogami (peleburan plasma sel) dan kariogami (peleburan inti sel).


    Mekanisme konjugasi pada Spirogyra adalah sebagai berikut.

    1) Filarnen Spirogyra haploid (n) yang berbeda jenis saling berdekatan.
    2) Sel-sel yang saling berdekatan membentuk tonjolan yang merupakan jembatan konjugasi.
    3) Protoplasma dan Sel yang satu (+) berpindah (mengalir) ke sel pasangannya (-).
    4) Terjadi plasmogami, diikuti dengan kariogami.
    5) Konjugasi menghasilkan zigospora yang diploid (2n).
    6) Zigospora (2n) membelah secara meiosis menghasilkan 4 sel haploid (n).
    7) Dan 4 sel haploid yang dihasilkan, biasanya hanyamsam yang dapat tumbuh menjadi benang
        Spirogyra baru.

Untuk latihan mengerjakan soal, kunci beserta SBMPTN Biologi lainnya klik di SINI

Jika ada kesalahan dalam menjawab dan membahas soal latihan, silahkan diskusikan kepada kami melalui kolom komentar yang sudah disediakan. Semoga bermanfaat dan sukses SBMPTN 2015!

Share:

Rabu, 06 Mei 2015

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Monera

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi 2015 Bab Monera

Untuk pengunjung yang belum melihat soal, klik di SINI
1. Jawaban E
    Pembahasan:
    Pernyataan 1, 2, 3, 4 merupakan sifat yang dimiliki oleh Eubacteria.

2. Jawaban C
    Pembahasan:
    Mikroorganisme X: tumbuh pada ikan asin kering berarti bersifat xerofilik, tumbuh baik pada suhu
                                     60 derajat celcius berarti thermofilik
    Mikroorganisme Y: anaerob, tumbuh baik pada pH kurang dari 4,5 (asam) berarti bersifat
                                    asidofilik, dan hidup pada suhu 10 derajat celcius (suhu rendah) berarti bersifat
                                    psikrofilik
    Mikroorganisme Z: tumbuh baik pada sirop manis (banyak mengandung gula/pemanis, tekanan
                                    osmotik tinggi) bersifat osmofilik, hidup pada pH kurang dari 5 (asam) berarti
                                    asidofilik, suhu 34 derajat celcius (suhu sedang) berarti bersifat mesofilik.

3. Jawaban C
    Pembahasan:
    Bakteri nitrit hidup di dalam tanah dan bersifat kemoautotrof. Bakteri yang bersifat kemoautotrof
    menggunakan energi kimia untuk mensintesis makanannya. Energi kimia yang diperoleh berasal
    dari proses oksidasi senyawa anorganik. Bakteri nitrit melakukan oksidasi NH3 dalam bentuk
    senyawa karbonat menjadi asam nitrit, reaksinya:


4.Jawaban A
   Pembahasan:
   Peptidoglikan merupakan kandungan spesifik pada dinding sel bakteri.

5. Jawaban: B
    Pembahasan:
    Monera berasal dari kata moneres yang berarti tunggal, karakteristinya adalah uniseluler, bersifat 
    heterotrof, tanpa memiliki membran inti dan tanpa organel yang bermembran, prokaryotik.

6. Jawaban E 
    Pembahasan: Bakteri hanya memiliki organel yang tak memunyai membran, yaitu bahan inti dan
    ribosom.

7. Jawaban: A
    Pembahasan: Sel bakteri Escherichia coli bereproduksi dengan cara melakukan pembelahan biner,
    yaitu sel membelah menjadi 2 sel baru yang identik, diketahui bakteri E. coli membelah setiap 15
    menit dengan populasi awal bakteri sebanyak 15 sel, ditanya jumlah populasi setelah masa
    inkubasi 15 jam (900 menit), berarti bakteri tersebut akan membelah selama 60 kali (900
    menit/15menit= 60), jawabannya adalah 15 sel x 2(60) sel.

8. Jawaban: C
    Pembahasan: Bakteri autotrof yang memanfaatkan energi matahari untuk berfotosintesis disebut 
    fotoautotrof, tentunya untuk dapat berfotosintesis bakteri harus memunyai pigmen-pigmen 
    fotosintetik, seperti pigmen hijau (bakterioklorofil/bakterioviridin), pigmen ungu, pigmen kuning 
    (karoten), pigmen merah (bakteriopurpurin). 

9. Jawaban: A
    Pembahasan: bakteri yang dapat hidup dan berkembang dalam medium anorganik berarti bersifat 
    kemoautotrof, bakteri kemoautotrof dapat membentuk asam amino sendiri dengan cara memakai 
    zat anorganik sebagai sumber energinya.  

10. Jawaban: A
      Pembahasan: TBC disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, Sifilis disebabkan oleh bakteri  
      Treponema pallidum, Gonoera disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae, Influenza disebabkan   
     oleh virus Influenza. 

11. Jawaban: B
      Pembahasan: dalam lingkungan yang tidak sesuai bakteri akan melindungi diri dengan selaput 
      lendir, atau protoplasma bakteri akan terkosentrasi menjadi struktur yang kecil dengan dinding 
      yang tebal. Bakteri dalam bentuk ini disebut endospora.

12. Jawaban: C
      Pembahasan: Bakteri Nitrosomonas dan Nitrobacter adalah kelompok bakteri yang mampu
      menyusun senyawa nitrat/nitrit dari senyawa amonia yang pada umumnya berlangsung secara
      aerob di dalam tanah.

13. Jawaban: D
      Pembahasan: Bakteri Escherichia coli hidup di dalam usus besar manusia tidak berbahaya,
      bahkan bakteri tersebut memproduksi vitamin K dan merombak sisa-sisa pencernaan.
      Pencemaran air oleh bakteri E. coli tidak diinginkan, karena bakteri tersebut menjadi indikasi
      bahwa perairan telah tercemar oleh tinja.

14. Jawaban: E
      Pembahasan: Nitrifikasi merupakan proses pembentukan senyawa nitrat dari anonia. Dalam
      proses nitrifikasi terjadi dua tahapan besar yang masing-masing diperankan oleh kelompok
      organisme yang berbeda. 1. Nitritasi: oksidasi amonia menjadi nitrit oleh bakteri nitrit. Proses ini
      dilakukan oleh kelompok bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus. 2. Nitratasi: oksidasi
      senyawa nitrit menjadi nitrat oleh bakteri nitrat. Proses ini dilakukan oleh kelompok bakteri
      Nitrobacter. Senyawa nitrat yang larut di dalam air dan diserap tumbuhan akan di gunakan untuk
      membentuk asam amino esensial.

15. Jawaban: B
      Pembahasan: DNA ekstrakromosomal yang dapat bereplikasi secara autonom dan bisa
      ditemukan pada sel hidup, plasmid terdiri dari 2 polinukleotida yang terpilin secara spiral.

16. Jawaban: C
      Pembahasan: Bakteri Nitrosomonas dan Nitrobacter berperan dalam penyuburan tanah dengan
      cara membantu penyediaan unsur hara tanah yang bermanfaat bagi tumbuhan. Bakteri tersebut
      tidak dapat langsung mengikat Nitrogen bebas dari udara, pengikatan nitrogen pada bakteri
      tersebut dilakukan dengan cara nitrifikasi.

17. Jawaban: A
      Pembahasan: Bakteri Rhizobium  mengadakan asosiasi dengan akar tanaman polong-polongan
      membentuk bintil akar, bintil akar berfungsi sebagai fiksasi nitrogen dari udara menjadi nitrogen
      terlarut yang dapat diserap oleh tanaman polong-polongan.

18. Jawaban: D
      Pembahasan: Hormogonium merupakan hasil pemutusan/fragmentasi alga biru yang berbentuk
      filamen, fragmentasi akan membuat filamen baru yang akan tumbuh menjadi individu baru.

19. Jawaban: A
      Pembahasan:  Ganggang Hijau-Biru (Cyanophyta) adalah satu satunya ganggang yang tergolong
      dalam kingdom monera Divisio Cyanophyceae. Dimasukkan dalam kingdom monera karena
      struktur selnya mirip dengan struktur sel bakteri yaitu bersifat prokariotik (inti selnya tidak
      diselubungi membran).

20. Jawaban: A 
      Pembahasan: bakteri gram positif memunyai peptidoglikan yang lebih tebal daripada bakteri 
      gram negatif, usia sel bakteri dapat memengaruhi hasil pengecatan gram (autolisis, menyebabkan 
      bakteri gram positif berwarna seperti gram negatif), bakteri gram positif memiliki lapisan lipid 
      yang lebih tipis dibandingkan bakteri gram negatif. 

21. Jawaban: B
      Pembahasan: pengecatan negatif ditujukan untuk mewarnai latar belakang, pengecatan negatif 
      pada bakteri dapat dipergunakan untuk melihat bentuk dan ukuran sel. Pada pengecatan negatif 
      tidak dilakukan fiksasi seperti pada pengecatan gram.
      ukuran sel bakteri
       
Untuk melihat soal dan kunci serta pembahasan latihan SBMPTN Biologi 2015 yang lain, klik di SINI 
Share:

Selasa, 05 Mei 2015

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi Bab Virus

Kunci dan Pembahasan Latihan Soal SBMPTN Biologi Bab Virus

Silahkan bagi yang belum melihat soal klik di sini

1. Jawaban E
    Pembahasan:
    Virus influenza pada manusia tidak hanya menginfeksi sel epitel pada saluran pernapasan bagian
    atas saja, tetapi juga menginfeksi pada saluran pernapasan bagian bawah. Virus influenza
    termasuk virus RNA, virus influenza dapat membentuk partikel baru dengan menghasilkan  
    negative sense mRNA baru yang terjadi di dalam inti sel hospes, kemudian sejumlah besar  
    negative sense RNA akan ditranskripsi membentuk partikel baru.
   
2. Jawaban A
    Pembahasan:
    Virus memunyai karakteristik yaitu virus dapat hidup hanya jika berada pada sel atau jaringan  
    yang hidup, sehingga untuk membiakkannya yang tepat adalah dengan menggunakan embrio
    ayam hidup.

3. Jawaban A
    Pembahasan:
    Virus memunyai ciri yaitu tubuh hanya tersusun dari selubung yang terbuat dari protein disebut
    dengan kapsid, kapsid berisi asam nukleat, dapat DNA saja maupun RNA saja bergantung dari
    tipe virus, virus tidak memiliki sitoplasma seperti pada sel, virus juga tidak memunyai organel
    (seperti mitokondria) sehingga virus tidak melakukan metabolisme.

4. Jawaban C
    Pembahasan:
    Bakteriofag adalah jenis virus yang menyerang/menginfeksi sel-sel bakteri, bakteriofag memunyai
    dua siklus reproduksi, yaitu litik dan lisogenik. Dalam siklus litik bakteriofag akan keluar dengan
    cara menghancurkan membran sel bakteri.

Siklus reproduksi pada Bakteriofag (Litik dan Lisogenik)
 5. Jawaban D
     Pembahasan:
     Kapsid virus tersusun dari senyawa protein sebagai pelindung paling luar.

6. Jawaban A
    Pembahasan:
    pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.

7. Jawaban D
    Pembahasan:
    Virus flu burung yang menyebabkan penyakit pada manusia tidak dapat dikatakan sebagai sel
     hidup, virus tetap menjadi makhluk peralihan karena tanpa sel hospes virus tidak dapat hidup dan
     hanya berupa kristal. Virus flu burung mengandung bahan protein dan asam nukleat.

Struktur virus influenza
 8. Jawaban A
     Pembahasan:
     Pneumonia disebabkan oleh bakteri Pneumococcus, Staphylococcus, Streptococcus.

9. Jawaban E
    Pembahasan:
    Bakteri merupakan organisme yang tergolong dalam kingdom monera, namun virus tidak  
    termasuk di dalamnya, virus memunyai klasifikasi yang berbeda dari sistem klasifikasi makhluk 
    hidup. Bakteri terdiri dari satu sel yang bersifat prokariotik, sel adalah unit struktural dan 
    fungsional penyusun makhluk hidup, sel memiliki organel-organel dan sitoplasma, sedangkan 
    virus hanya tersusun dari selubung dan asam nukleat saja, virus juga merupakan makhluk 
    peralihan, di mana virus tidak dapat hidup jika tak menginfeksi sel inang.  

10. Jawaban C
      Pembahasan:
      HIV termasuk retrovirus karena HIV merupakan virus yang mempunyai enzim (protein) yang
     dapat merubah RNA, materi genetiknya, menjadi DNA. Kelompok retrovirus karena kelompok
     ini membalik urutan normal yaitu DNA diubah (replikasi) menjadi RNA. Setelah menginfeksi
     RNA HIV berubah menjadi DNA oleh enzim yang ada dalam virus HIV yang dapat mengubah
     RNA virus menjadi (reversetranscriptase) sehingga dapat disisipkan ke dalam DNA sel-sel
     manusia.

11. Jawaban C
      Pembahasan:
      Asam nukleat pada virus merupakan unsur genetik penentu sifat virus. Asam nukleat pada virus
      dapat berupa DNA atau RNA dan bukan merupakan penyedia asam amino dalam sintesis protein,
      karena sintesis protein virus dilakukan/di sediakan oleh inangnya.

Jika terdapat kesalahan silahkan di diskusikan melalui kolom komentar yang telah disediakan, semoga sukses SBMPTN dan kalian dapat diterima di PTN yang diinginkan.
Share:

Definition List

Unordered List

Support